Sub Profilku Sign Up Blogku
SMA Unipersitas SLTA
APTK New Scout Radio Scouts

Telkomsel Bersama TSC Karangasem Bali sman2amlapura (Artaya Honest)

Jumat, 05 Juni 2015

Studi Kasus Pencarian Buku dengan Teknik Boolean pada Toko Buku

Nama/NIM : I Wayan Artaya/1204505138
Jurusan/Fakultas/Perguruan Tinggi : Teknologi Informasi/Teknik/Universitas Udayana
Mata Kuliah : Sistem Temu Kembali Informasi
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, S.T., M.T.




Tugas Makalah
Sistem Temu Kembali Informasi (STKI)
                                                      TI029306                                 

Studi Kasus Pencarian Buku dengan Teknik Boolean pada Toko Buku





BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Pendahuluan
Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, maka mendorong keinginan masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan mudah, cepat, dan akurat. Informasi cenderung meningkat, sehingga menuntut adanya kemampuan yang dapat memenuhi segala kebutuhan tersebut. Komputer sebagai salah satu teknologi yang di harapkan dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan di lengkapi piranti piranti pendukung lainnya sehingga tidak hanya berfungsi sebagai mesin ketik, tetapi juga sebagai alat pengolah data yang mempunyai produktifitas yang tinggi. Jika ditinjau saat ini, perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan sangat membutuhkan komputer untuk mengolah data agar segala kebutuhan informasi dapat di sajikan dengan cepat, tepat, dan akurat.
Apalagi perkembangan teknologi informasi computer saat ini sudah mencapai suatu perkembangan yang revolusioner sehingga mempengaruhi terhadap bentuk sumber informasi  saat ini. Bahkan adanya internet yang dapat menghubungkan data di seluruh dunia. Hal itu besar mempengaruhi pertumbuhan data semakain hari semakin berkembang. Kemudahan dalam mendapatkan informasi dari segudang informasi yang akan menjadi kebutuhan yang mutlak di masa mendatang. Pengaruh adanya komputer mendorong pertambahan jumlah informasi menjadi semakin banyak dan beragam.
Hal ini mengakibatkan pencarian informasi atau yang dikenal dengan istilah sistem temu balik informasi (Information Retrieval) bertujuan menghasilkan dokumen yang paling relevan berdasarkan keyword pada query yang diberikan pengguna. Dokumen dianggap relevan jika suatu dokumen cocok dengan pertanyaan pengguna. Sedangkan menurut Hasugian (2003) sistem temu kembali informasi pada dasarnya adalah suatu proses untuk mengidentifikasi, kemudian memanggil (retrieval) suatu dokumen dari suatu simpanan (file), sebagai jawaban atas permintaan informasi.
Sistem temu kembali terus dikembangkan dengan baik untuk memudahkan mendapatkan informasi. Sistem temu kembali informasi dapat mengambil data-data dari berbagai server di seluruh penjuru dunia melalui internet maupun data-data dari server tertentu saja. Misalnya pencarian data secara global dapat menggunakan search engine seperti Google. Sedangkan untuk sistem temu kembali yang menggunakan server local biasanya digunakan untuk pencarian pada institusi/perusahaan/oraganisasi tertentu.
Implementasi sistem temu kembali yang menggunakan server local dapat diterapkan pada toko buku.  Bertujuan memudahkan para pembeli mencari buku-buku yang dinginkan. Dimana toko Buku juga bergerak dalam bidang penjualan, dimana sistem pengolahan data sudah banyak telah membutuhkan system temu kembali. Teknik pencarian buku di toknik menggunakan teknik Boolean sehingga pengguna dapat memasukan kata kunci yang diingkan. Pada teknik Boolean sederhana, kueri diproses sesuai dengan operator yang digunakan dan menampilkan dokumen buku. Berdasarkan uraian di atas, studi kasusu yang diangkat ini mengambil judul PENCARIAN BUKU DENGAN TEKNIK BOOLEAN PADA TOKO BUKU

1.2              Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dalam mengetahui gambaran yang benar tentang Sistem Temu Kembali Informasi Pencarian Buku dengan Teknik Boolean Pada Toko Buku, maka penulis merumuskan permasalahan yaitu Bagaimana penggunaan Teknik Boleean dalam Sistem Temu Kembali Informasi Pencarian Buku di Toko Buku ?

1.3              Solusi
Pengunan Teknik Boleaan untuk memudahkan pembeli menemukan buka yang dingginkan sesuai dengan input yang dimasukkan. Oleh karena Teknik Boolean dalam sistem temu kembali merupakan model yang paling sederhana. Model ini berdasarkan teori himpunan dan aljabar Boolean. Dokumen adalah himpunan dari istilah (term) dan kueri adalah pernyataan Boolean yang ditulis pada term. Dokumen diprediksi apakah relevan atau tidak. Model ini menggunakan operator boolean. Istilah (term) dalam sebuah kueri dihubungkan dengan menggunakan operator AND, OR atau NOT. Metode ini merupakan metode yang paling sering digunakan pada`mesin penelusur (search  engine) karena kecepatannya. Dalam implementasinya pada device Personal Computer (PC) menggunakan bahasa pemograman Delphi. 

Lebih lengkapnya bisa dilihat disini atau download disini


DAFTAR PUSTAKA

Bhetyka Arvyaningrum, Siska Iriani, (2012). Sistem informasi penjualan buku pada
Contributing Factors”. Library and Information Science Research. 18: 121- 132
Depot Islami Yogyakarta. Yogyakarta:STMIK AMIKOM

Dimitroff, A. (1995). “Affective Response and Retrieval Performance: Analysis of  

Fajrul Islami Khaurina. 2012. Sistem informasi Penjualan Berbasis Web Pada Toko
ISSN :2302-1136

Jogiyanto, HM.2005. Analisis & Desain Sistem Informasi : Pendekatan Tersetruktur

Kusrini, M.Kom 2006. Strategi Perancangan dan Pengolahan basis Data.

Sachari, Agus. 2005. Pengantar Metologi Penelitian Budaya Rupa. Erlangga
Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta : Andi
toko buku Pustaka Gemilang Utama, SERUNI FTI UNSA 2012 Volume 1.
Yogyakarta : Andi

Website :



READ MORE - Studi Kasus Pencarian Buku dengan Teknik Boolean pada Toko Buku

Selasa, 03 April 2012

Road show TSC Super Camp Berakhir di Lombok Tahun 2012



Artaya Honest Fire Work

Pulau Lombok menjadi lokasi terakhir dari road show Telkomsel School Community (TSC) Super Camp. TCS Super Camp yang digelar secara rutin setiap tahun ini telah digelar di 9 lokasi, seperti Medan, Manado, Padang, Pelembang, Banjarmasin, Pasuruan, Purwokerto, Bogor dan Kuningan. Tahun 2012 ini, TSC Super Camp diikuti 150 pelanggan muda yang berasal dari sekolah se-Bali, NTB dan NTT. Di mana, 50 pelajar dari Bali, 98 pelajar NTB dan 2 pelajar NTT. Khusus dari NTB, terdiri dari 40 pelajar pulau Sumbawa dan 58 pelajar pulau Lombok.
“ TSC Super Camp Bali Nusra ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 31 Meret hingga 1 April 2012 di Taman Wisata Alam Suranadi, Lombok Barat (Lobar). Para peserta merupakan pelajar yang berasal dari sekolah yang sudah bekerjasama dengan Telkomsel. Mereka juga siswa kelas 1-2 SMA dan SMP yang berprestasi serta Ketua Osis di sekolahnya,” kata Kepala Telkomsel GraPARI Mataram, Erwien Kusumawan, ditemani Corporate Communications Telkomsel, Pandu Maulana, kepada wartawan, di sela acara TSC Super Camp, Suranadi, Lobar, Minggu (1/4).

Erwien mengungkapkan, dalam TSC Super Camp terdapat tiga aktivitas utama, yaitu religi, pengembangan pribadi, interaksi sosial dan peningkatan kreativitas jiwa entrepreneurship. Seluruh aktivitas tersebut tertuang dalam beragam permainan petualangan menantang yang merangsang keterampilan dan melatih kekompakan. Dala hal ini, dihadirkan motivator handal untuk menyampaikan materi self improvement untuk memberikan suntikan motivasi bagi para peserta.


“ Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kulaitas pelajar, sehingga menjadi individu yang lebih baik secara personal maupun kelompok. Salah satunya digelar workshop yang mengarahkan siswa untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi diri yang dapat diimplementasikan di berbagai bidang, termasuk pendidikan, bisnis dan lainnya,” terangnya.

Hingga saat ini lanjut Erwien, sebanyak 1.5 juta pelajar dari 400 sekolah yang tersebar di Indonesia yang telah mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, pembekalan, motivasi dan kepemimpinan. Baik berupa camping, outbound dan pertunjukan hiburan di alam terbuka. TSC merupakan komunitas sekolah pertama dan terbesar di Indonesia yang memiliki 1,2 juta anggota aktif dari 10 ribu sekolah di Indonesia. Khusus Bali dan Nusra sebanyak 50 ribu dari ratusan sekolah.

“ Dengan tergabung dengan TSC, para anggota dapat mengikuti berbagai kegiatan bermanfaat yang dapat membuka wawasan akademis. Beberapa diantaranya, seminar atau workshop, penyelenggaraan beasiswa, home stay, pertukaran pelajar di mancanegara, try out Ujian Nasional, pentas seni dan graffiti sekolah. Selain itu, ada tawaran paket murah untuk telepon dan sms yang menggunakan kartu AS dan Simpati,” paparnya. (ozi)


Video TSC Mixor Bumi Perkemahan Suranadi NTB Lombok Artaya Honest

READ MORE - Road show TSC Super Camp Berakhir di Lombok Tahun 2012